Penderitaan Di Suriah
( http://cdn.tmpo.co/data/2013/08/22/id_212081/212081_620.jpg)
Dalam artikel kali ini saya ingin
membahas tentang Manusia Dan Penderitaan, seperti yang terjadi sekarang di negara
timur tengah yaitu Suriah. Mengapa apakah
belum cukup bukti kejahatan rezim Syi’ah Alawiyyin Bashar al-Assad? Begitu
banyak bukti. Ratusan ribu rakyat Suriah tewas dibantai dengan
menggunakan berbagai jenis senjata. Termasuk menggunakan senjata pemusnah
massal (kimia). Ini terbukti adanya pelanggaran HAM ( Hak Asassi Manusia )
disuatu negara tersebut.
Perselisihan
tentang agama yang membuat seluruh kehidupan di Suriah hanya ada penderitaan.
Berupa perang, orang-orang yang terkepung, kematian, dan mereka yang
menjadi pengungsi. Semua hanya menuju kehancuran. Rezim Syi’ah Alawiyyin Bashar
al-Assad, sengaja dilanggengkan, dan dibiarkan setiap membantai ratusan
rakyatnya tanpa henti.
Orang
tua, perempuan, dan anak-anak setiap hari menjadi mangsa senjata pasukan Bashar
al-Assad, mayat-mayat berserakan, tetap tidak dapat menggugah perasaan. Seakan
mayat-mayat rakyat Suriah yang tergeletak dan berjejer itu, seperti benda tak
berharga. Sehingga, kematian mereka tak memiliki pengaruh apapun, dan bagi
siapapun. Begitu lalim kita melihat kondisi rakyat Muslim di Suriah.
Seluruh
penduduk Suriah sampai tidak bisa beristirahat karena genjatan serangan senjata
mulai berdatangan, apakah ini yang dinamakan kebebasan?, di dalam kasih sayang
kita belajar tentang adanya kasih sayang terhadap Tuhan. Merupakan kasih sayang
umat yang beragama atau kepercayaan masing – masing manusia. Namun yang saya
lihat dalam penderitaan Suriah ini tidak mencerminkan perilaku kemanusiaan.
Dalam khasus seperti ini saya
menyimpulkan bahwa yang dilakukan Rezim Bashar al-Assad itu sangat salah besar,
mengapa? Karena Tuhan mengajarkan kita tentang kedamaian diseluruh semua ajaran agama yang
ada di dunia ini. Mengapa adanya terjadinya perang? Karena pihak manusialah
yang mengambil keputusan pendek dalam mencari kekuasaan yang tidak mementingan nyawa
yang sangat berharga ini.




0 komentar: